Jumat, 11 Desember 2015

Cerpen



Perjuanganku Tak Sirna Lagi

            Bayangan itu masih ada dibenakku, saat kekalahan pahit tahun lalu yang memalukan itu teringat jelas disetiap langkah ku, hingga kini perlombaan itu datang lagi, sempat ku mengelak namun naluriku mendorongku untuk membuktikan kecerobohan ku, tak kan terulang lagi. Disaat ini ku harus berfikir ratusan kali demi terangkatnya martabat yang telah jatuh tersungkur dulu.
            Ingin rasanya kubuktikan kepada dunia, bahwa dalam kemerdekaan indonesia yang ke-70 tahun ini, aku dapat berjuang menghalau rasa takut yang melanda jiwaku.
***
            “Hai anak muda” panggil wanita tua
Ku menoleh kesumber suara yang memanggil ku, dan ku mendapati wanita tua dengan tongkat melekat erat ditangannya yang berambut putih, berwajah pucat, yang memakai pakaian serba putih yang membuatku hampir mati berdiri.
            “Mendekatlah anak muda, aku akan menunjukkan jalan dari permasalahanmu” Ucap wanita tua
            “Bagaimana kamu bisa tau , aku punya masalah ????” Sembari mendekati wanita tua
            “Aku tau bahwa kau ingin memenangkan perlombaan menangkap belut” Sahut wanita tua
            “Iya, tapi aku takut sekali dengan belut, bagaimana caranya aku bisa menang ???” Ucapku putus asa
            “Itulah, sesungguhnya kekalahan dan kemenangan ada pada dirimu!” Ucap wanita tua
            “Apa maksudmu?” Kataku bertanya-tanya
            “Kau ini bagaimana! Jika kau mengikuti lomba dan yakin untuk meraih kemenangan, maka kau akan menang karena keyakinan adalah kunci dari keberhasilan!” Tutur wanita tua
            “Tapi, aku kan sudah bilang aku kan takut dengan belut” tegasku
            “Jadi, aku kan sudah bilang jika kau sudah yakin maka ketakutanmu itu perlahan akan memudar” tegas wanita tua
Dering alarm jamku membangunkanku dari mimpi yang tak kuduga dan masih membekas di pikiranku. Akupun bergegas  berangkat kesekolah
***
Peluit dibunyikan, kuberlari sekuat tenaga sembari menghilangkan rasa takut, kuambil satu belut dan sesegera mungkin memasukkan belut itu kedalam botol yang disediakan , dan akhirnya aku menang dengan waktu tercepat mengalahkan teman-temanku yang lain. Berkat sorakan dan dukungan dari kawan-kawanku, dan keyakinanku dalam melawan rasa takutku.
Sekarang di kemerdekaan indonesia yang ke-70 aku dapat membuktikan bahwa orang yang mau berusaha pasti akan bisa J.

By : Awwaliyah Nur Fadhilah, Lestari, Putri Lestari (X-MIPA 1)

Iya kawan, ini adalah cerpen yang kita buat saat Kemerdekaan Indonesia yang ke-70 :D #UdahLamaBaruDiPostHehehe... sebenarnya ini adalah tugas KIR untuk kita, alhasil tugas membuat cerpen yang ini sudah ditempel dimading J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar